Kamis, 04 Juni 2020



LAPORAN MINIRISET
MK. MENYIMAK APRESIATIF DAN KREATIF
PRODI S1 PBSI - FBS
                                                                                       


Menganalisis Unsur-unsur Drama Serta Penilaian Terhadap Film Bad Jenius (2017) dengan Menggunakan Keterampilan MenyimakApresiatif dan Kreatif


     NAMA       : JIHAN SEPTIANI HASAN
     NIM           : 2192111002 

    PRODI PENDIDIKAN BAHASA DAN SASTRA INDONESIA
               JURUSAN BAHASA DAN SASTRA INDONESIA
                  AKULTAS BAHASA DAN SENI
                   UNIVERSITAS NEGERI MEDAN
                                 MEI 2020




KATA PENGANTAR

Puji syukur saya panjatkan kepada Tuhan Yang Maha Esa yang telah memberikan saya kesempatan untuk menyelesaikan Tugas Mini Riset ini tepat pada waktunya.
Dalam kesempatan ini saya sebagai penyusun makalah mengucapkan terima kasih kepada:
  1. Bapak Dr. Samsul Arif M.Pd, Ketua Jurusan Bahasa & Sastra Indonesia
  2. Ibu Trisna Hutagalung, S.Pd,M.Pd, Sekretaris Jurusan Bahasa &Sastra Indonesia
  3. Ibu Fitriani Lubis,S.Pd,M.Pd, Ketua Prodi Pend. Bahasa & Sastra Indonesia
  4. Dr.Mohammad Joharis, M.Pd selaku dosen pengampu mata kuliah menyimak apresiatif dan kreatif yang telah membimbing kami mahasiswa/mahasiswi semester 2 tahun ajaran 2020.
  5. bapak/ibu dosen Jurusan Bahasa & Sastra Indonesia
  6. teman-teman yang telah mambantu saya dalam menyelesaikan tugas makalah ini baik langsung maupun tidak langsung.
  7. orang tua saya yang telah membantu berupa dana untuk mendukung tugas-tugas kuliah.
Selaku manusia biasa saya menyadari dalam makalah ini terdapat kekurangan dan kekeliruan yang tidak disengaja. Oleh karena itu saya membutuhkan kritik dan saran. Saya harap makalah ini dapat bermanfaat bagi kita semua.



                                                                                    Medan,     Mei  2020



                                                                                    Jihan Septiani

A. Latar Belakang....................................................................................................................1 1
E. Tujuan Survey.................................................................................................................... 1
F. Manfaat Survey.................................................................................................................. 1
BAB II SINOPSIS FILM…………………………………………………………………….2
BAB III METODE SURVEY
    A.  Waktu Survey.................................................................................................................. 4
    B.  Subjek Survey.................................................................................................................. 4
    C.  Teknik Pengumpulan Data............................................................................................... 4
    D.  Teknik Analisis Data........................................................................................................ 4
BAB IV HASIL DAN PEMBAHASAN
A.  Identitas Fim.................................................................................................................... 5
B.  Unsur-unsur Drama Pada Film.........................................................................................5
C.  Pendapat Tentang Fim...................................................................................................... 7
D.  Analisis diluar Alur Cerita................................................................................................7
BAB V PENUTUP
   A. Simpulan............................................................................................................................ 8
   B. Saran...................................................................................................................................8

 
PENDAHULUAN

  1. Latar Belakang
Menyimak adalah hal yang penting bagi dunia pendidikan. Walaupun menyimak adalah sesuatu hal yang sering kita lakukan dalam kehidupan sehari-hari, akan tetapi menyimak  yang menyimak yang baik adalah hal yang  sulit, perlu konsentrasi yang cukup. Menyimak adalah suatu hal yang sangat penting dalam berkomunikasi dengan orang lain. Dengan menyimak ,kita dapat  belajar tata cara berbicara yang baik. Menyimak bisa dikatakan dengan proses yang sulit, kita harus  memahami informasi-informasi yang penting dan mampu membedakan antara fakta dan pendapat seseorang. Namun, Secara tidak sadar kegiatan menonton film itu sudah termasuk dalam menyimak. Bukan hanya melihat jalan cerita film, mendengarkan pemain berkomunikasi, tetapi peran menyimak disini kita dapat mereview film yang kita contoh, mulai dari mengkritisi film tersebut sampai kita bisa menyimpulkan jalan cerita film yang kita tonton dengan bahasa kita sendiri. Penulis disini akan mereview film Thailand yang berjudul Bad Jenius yang diliris pada 23 Agustus 2017.

  1. Identifikasi Masalah
Mereview film dengan sistematika :
1.      Identitas film
2.      Unsur-unsur drama pada film
3.      Penilaian terhadap film
4.      Analisis diluar alur cerita
5.      Hasil Akhir

  1. Batasan Masalah
Mereview film yang berjudul  “Bad Jenius” untuk menguji keterampilan menyimak sipendengar (penulis makalah).


  1.  Tujuan Survey
Penelitian ini dilakukan untuk mereview film “Bad Jenius”.

  1. Manfaat Survey
Penelitian ini bermanfaat untuk mengetahui apakah sipeneliti bisa menyimak film dengan baik atau tidak.

 
BAB II
 SINOPSIS FILM

Bad Genius merupakan film Thailand yang liris didunia perfilman internasional, termasuk di negara Indonesia. Film ini menceritakan tentang Lynn (Chanon Santinatornkul) siswa SMA yang memiliki otak yang cerdas, dia tinggal bersama ayahnya. Karena, Lynn memiliki otak yang cerdas, maka dia diterima di sekolah yang bergengsi. Disekolah baru, dia berteman dengan Grace (Eisaya Hosuwan) yang tidak memiliki pengetahuan tidak secerdas Lynn, maka dari itu Lynn membantu Grace menipu dalam ujian. Lynn juga berteman dengan kekasih Grace yang kaya raya yaitu Pat (Teeradon Supapunpinyo). Pat menawarkan kepada Lynn untuk membantu dia dan teman-temannya menjawab soal ujian, imbalannya Lynn dikasih uang jutaan. Awalnya Lynn tidak mau, tetapi Lynn akhirnya menyetujui karena mengetahui bahwa sekolah itu menerima pembayaran dari ayahnya yang memperoleh penghasilan sederhana sebagai guru.
Pada saat ujian Lynn melakukan kecurangan, dengan mengirim jawaban kepada teman-teman yang membayar Lynn. Namun kecurangannya diketahui oleh Bank, Bank adalah  siswa yang berprestasi seperti Lynn.  Akhirnya, kecurangan Lynn untuk membantu teman-teman dalam mengikuti ujian diketahui oleh pihak sekolah, ayah Lynn tampak kecewa . Akhirnya beasiswa dan kesempatan untuk mengajukan beasiswa internasional di tingkat universitas tidak bisa didapatkan oleh Lynn, dan jatuh ketangan Bank.
Lynn menjalankan kecurangan kembali ketika Pat dan Grace meminta untuk membantu mereka STIC tes standar internasional penerimaan universitas sebuah skema yang akan memberi mereka jutaan baht. Tetapi Lynn menjelaskan kepada mereka bahwa dia hanya dapat melakukannya dengan bantuan Bank .Akhirnya  Bank menyetujuinya, karena dia berasal dari keluarga miskin . Selain itu, Bank juga mengalami kecelakaan, dia diserang preman jalan dan dibuang ke tempat sampah, akhirnya Bank tidak bisa mengikuti ujian beasiswa dari sekolahnya. Akhirnya, Lynn menawaran untuk bersama-sama membantu Pat dan Grace dengan imbalan mendapatkan uang yang banyak, Bankpun  Setuju.
Mereka melakukan persiapan, semuanya diatur oleh Lynn. Lynn dan Bank terbang ke Australia . Karena Lynn dan Bank mendapatkan ujian awal, maka mereka bisa  mengirimkan kembali jawaban Grace dan Pat untuk didistribusikan kepada klien mereka. Di hari STIC mereka menyelesaikan tes pertama sesuai rencana namun Bank mengalami kegelisahan dan tertangkap oleh petugas ujian. Lynn akhirnya berjuang sendirian menghafal jawaban dan dikirimkan kepada Pat dan Grace. Namun, karena Lynn meninggalkan teks lebih awal, dan ingin keluar dari ruangan itu, akhirnya Lynn dikejar oleh administrator tes, dan tertangkap. Tetapi, dia diloloskan karena Bank berpura-pura tidak mengenal Lynn.
Pulang ke rumah Lynn mendapatkan informasi bahwa rencana mereka sukses, Pat dan Grace serta klien mereka lulus ujian, sedangkan Lynn dan Pat bersedih. Karena melakukan kesalahan besar. Setelah itu, Lynn mengunjungi Bank. Sekarang Bank sudah bisa membeli berbagai macam mesin cuci, dari uang bayaran Pat . Karena Bank sudah tidak bisa masuk Universitas dimanapun karena ketahuan curang, Bank mengajak Lynn untuk membuat bisnis kotor lagi. Tetapi, Lynn tidak mau, Bank mengancam Lynn untuk melaporkannya, tetapi Lynn pada akhirnya mengaku kepada ayahnya dan menghantarkan Lynn untuk mengajukan pengakuan formal kepada organisasi STIC.
 
BAB III
METODE SURVEY

  1. Waktu Survey
Adapun penelitian ini dilakukan pada 22 Mei 2020  s/d 23 Mei 2020.
  1. Subjek Survey
Subjek penelitian pada laporan mini riset ini adalah Film Bad Jenius.
  1. Teknik Pengumpulan Data
Observasi
Observasi adalah sebagai pemilihan, pengubahan, pencatatan, dan pengkodean serangkaian pelaku dan susana yang berkenaan dengan organisme, sesuai dengan tujuan-tujuan empiris (Rakhmat, 2005:53). Dalam penelitian ini, tim peneliti melakukan metode observasi pada  Film yang berjudul “Bad Jenius”. Film ini menceritakan tentang kecurangan beberapa siswa SMA yang ingin masuk ke Perguruan Tinggi. Film ini berdurasi selama 130 menit.
  1. Instrumen Penelitian
Observasi
Pada penelitian ini, tim peneliti menggunakan teknik observasi nonpartisipasi, observasi nonpartisipasi dilakukan dengan jarak jauh atau antar informan dan peneliti yang berbeda tempat.
  1. Teknik Analisis Data
Setelah film, maka proses selanjunya adalah menganalisis film yang telah disaksikan . Menganalisis film yang dilakukan dalam penelitian menggunakan teknik analisis kuantitatif. Menurut Sugiyono analisis kuantitatif ialah metode yang digunakan untuk meneliti sempel yang dilakukan secara acak serta pengumpulan datanya dilakukan dengan cara memanfaatkan instrumen penelitian yang digunakan.
BAB IV
HASIL DAN PEMBAHASAN
A.    Identitas Film
1.      Genre                    : Komedi, kejahatan, dan drama
2.      Durasi                    : 130 menit
3.      Tanggal rilis           : 23 Agustus 2017
4.      Sutradara               : Nattawut Poonpiriya
5.      Penulis                   : Tanida Hantaweewatana, Vasudhorn Piyaromna
6.      Prosedur                : Chenchonnee Soonthonsaratul, Suwimon Techasupinan
7.      Produksi                : GDH 559, Jorkwang Filma

  1. Unsur-unsur Drama Pada Film
1.      Tema         : tKisah remaja SMA yang melakukan kecurangan dalam
                    ujianInternasional
2.      Alur                :   Alur maju mundur
3.      Tokoh            :   
a.       Chutimon Chuengcharoensukying sebagai Lynn
b.      Eisaya Hosuwan sebagai Grace
c.       Teeradon Supapunpinyo sebagai Pat 
d.      Chanon Santinatornkul sebagai Bank
e.       Thaneth Warakulnukroh sebagai Ayah Lynn
f.       Sarinrat Thomas sebagai Kepala Sekolah
g.      Ego Mikitas sebagai Petugas STIC 
4.      Watak        :          
a.       Lynn                      :  Memiliki sifat setia kawan, cerdas, dan
                                mau mengakui kesalahannya.
b.      Grace                     :  Orang yang ceria dan tidak cerdas
c.       Pat                         :  Memiliki banyak uang, dan tidak cerdas
d.      Bank                      :  Cerdas(lebih cerdas dari Lynn),
                                 pendendam,  pekerja keras, berbudi pekerti
                                terhadap ibunya.
e.       Ayah Lynn            :  Optimis, dermawan.
f.       Kepala Sekolah     :  Tidak jujur,tegas, dan  bijaksana
g.      Petugas STIC        :  Tegas
5.      Latar
a.       Latar Tempat         : di Sekolah
  di Rumah Lynn
  di Rumah Pat
  di Rumah Bank
  di Bandara
                                                                                      di Toilet
                                                                                      Boston
b.      Latar Waktu          : Pagi hari, siang hari,dan malam hari
c.       Latar Suasana        : Menegangkan., dan menyedihkan.
6.      Amanat     :
Kita bisa mengambil beberapa pesan moral, dalam cerita tersebut, diantaranya :
1.      Tidak cerdas dalam hal akademik bukanlah segalanya.
Untuk para pelajar, mahasiswa, dan semua orang yang merasa dirinya tidak pintar dalam hal akademik, janganlah minder. Cobalah pikirkan hal positif yang ada didalam diri kamu, tentunya ada hal yang bisa kita banggakan, walaupun tidak tentang akademik.. Contohnya  Pat. Didalam film tersebut, Pat mengajak beberapa orang untuk menjadi klien mereka dalam berbuat curang, disitu dia mampu berbicara didepan umum untuk mengajak mereka bergabung. Serta, dia juga bisa ngeyakinin Lynn sama Bank (temennya yang juga jenius) buat ngejalanin bisnis yang beresiko plus ngajak rangorang buat jadi klien mereka dengan bayar dengan uang yang tidak sedikit . Jikalau saja orang-orang seperti Pat fokus pada kemampuannya dan manfaatkanya secara baik. Maka orang-orang seperti Pat mempunya skill untuk berbicara didepan orang banyak, dan itu bukanlah hal yang mudah. Mungkin saja nantinya bisa jadi public speaking. Bakat ini berguna untuk kehidupannya kelak.
2.      Harus memperhatikan lingkungan disekitar.
Orang tua memerintah anak belajar tetapi mereka malah sibuk bermain handphone, orang tua mengajarkan anak kepada kejujuran, namun mereka suka berbohong. Contoh lain, anak-anak muda Indonesia diharapkan semuanya punya mentalitas jujur tetapi  pejabat-pejabat mereka masih saja  korupsi. Sekolah Lynn cs ini tidak hanya menuntut muridnya secara akademis tetapi juga menuntut muridnya punya integritas dan kejujuran. Contohnya: Narik pungli dari siswanya (dalihnya ‘uang pemeliharaan’ sekolah), Lynn masuk kesekolah ternama karena kepintarannya, namun ayahnya masih harus membayar mahal untuk  Lynn masuk kesana, sama saja semuanya tidak ada kejujuran. Dengan begitu, Lynn akhirnya juga berbohongm, dia manfaatkan kepintarannya buat hal yang negative.

Jadi, pesan yang dapat kita kutip  dari film Bad Genius ini adalah kita harus lebih berhati-hati dengan orang-orang yang akan membawa pengaruh buruk bagi kita,jikalau kita merasa tidak sejalan dengan pola pikiran kita, maka tinggalkan saja. Ini akan berdampak buruk bagi kita kedepannya, seperti kisah Lynn dan Bank, mereka tidak bisa mengambil Universitas yang mereka inginkan karena kesalahan besar. Lingkungan sangatlah penting dan berpengaruh besar ketika kita menjalankan kehidupan.
C.    Pendapat Tentang Film
Hal yang menjadi menarik bagi kita adalah mengenai cerita menyontek nya. Suka tidak suka, menyontek merupakan hal yang salah namun lazim ditemukan dalam sistem pendidikan. Ibarat tikus dan kucing, beragam cara dilakukan para murid selama bergenerasi untuk mengakali macam-macam kebijakan pengetatan dan pencegahan kecurangan ini. Bad Genius, jujur saja, menggambarkan kegilaan menyontek yang belum pernah terbayang sebelumnya. Meski bukan untuk ditiru, namun kreativitas cerita itulah yang membuat film ini amat menegangkan dan menarik. Film ini pula mampu membawa penonton ikut dalam ketegangan, kala berusaha untuk tidak ketahuan pengawas saat menyontek.
Selain itu, yang membuat menarik dari Bad Genius yaitu bagaimana film ini mengkritik sistem pendidikan di Thailand. Namun ini juga sama dengan sistem pendidikan diIndonesia.   Siswa dituntut untuk menjawab ratusan soal, dalam ujian. Lgika saja, dalam hitungan 2 jam, siswa harus menyelesaikan 100 soal. Hal ini membuat kecurangan dipikiran siswa berkembang, seperti menyontek. Demi mendapatkan  nilai bagus, mendapatkan pujian keluarga, dan bisa masuk kesekolaha tau universitas yang diinginkan mahasiswa sekarang rela menyontek dan nilai ujian tidak murni
Di sisi lain, penulis membangun karakter keempat remaja ini dengan sangat menarik.  Sebenarnya film ini juga terdapat kisah asmara di antara mereka, tetapi tidak terlalu monoton. Sehingga film Bad Genius ini menjadi tontonan yang sangat menarik karena ceritanya disusun dalam teliti, tidak semua orang mampu memahami bahwa ada unsur asmaranya. Maka dari itu, film ini dikatakan sangat baik, karena penonton pastinya hanya berfokus pada ketegangan saat menyontek.

D.    Analisis diluar Alur Cerita
1. Sinematografi : Menurut saya pada film ini memiliki kualitas kamera dan efek yang bagus hal ini dapat membuat para penonton tergugat untuk menonton film tersebut sampai akhir cerita jadi kualitas pada film merupakan salah satu keberhasilan produser dalam membuat film tersebut untuk ditonton banyak orang.
2. Suara dan musik : Pada film ini memiliki instrumen yang sesuai dengan suasana yang telah diberikan sehingga para penonton dapat merasakan dan mengikuti alur suasana yang disajikan.
3. Peran : Menurut saya peran yang ditampilkan sudah cukup menarik dan sangat sesuai dengan karakter yang dimiliki oleh masing-masing tokoh serta ekspresi yang dimainkan sudah dapat, sehingga membuat suasana cerita menarik.




BAB V
PENUTUP
A.    Simpulan
Menyimak adalah salah satu keterampilan bahasa yang sering kita gunakan dalam kehidupan sehari-hari. Menyimak merupakan mendengarkan dan memahami isi bahan simakan karena itu dapat disimpulkan bahwa tujuan utama menyimak adalah menangkap, memahami atau menghayati pesan, ide, gagasan yang tersirat dalam bahan simakan. Contohnya adalah menonton film, pada makalah ini kita mengulas film Bad Jenius,  untuk itu penulis mampu mengambil kesimpulan bahawa film tersebut menceritakan tentang remaja SMA yang melukan kecurangan dalam ujian disekolah maupun ujian Internasional, tidak itu saja tetapi mereka memanfaatkan kepintarannya untuk melakukan kecurangan dengan membuka bisnis haram (kecurangan dalam ujian).
B.     Saran
Menyimak adalah hal yang tidak mudah, tetapi semuanya bisa menjadi mudah dengan kita menyimak apa yang kita sukai. Kita dapat memahami isi simakan dengan baik pula. Keberhasilan suatu menyimak adalah orang tersebut dapat menjelaskan apa yang mereka simak kepada orang lain tanpa mengubah alur cerita yang disimak.
 

DAFTAR PUSTAKA
Tarigan, Djago. 1986. Keterampilan Menyimak, Jakarta : Karunia
Hermawan, Herry. 2012. Menyimak : Keterampilan Berkomunikasi Yang Terabaikan.
                       Yogyakarta: Graha Ilmu
https://www.youtube.com/watch?v=Q3_eQtcNW54